Bahasa Arab

Dari MyQ Wiki

Langsung ke: panduan arah, cari

Bahasa Arab adalah sebuah bahasa Semitik yang muncul dari daerah yang sekarang termasuk wilayah Arab Saudi.

[sunting] Huruf-huruf dalam Bahasa Arab

Huruf Pengucapan
ا alif
ب ba
ت ta
ث tsa
ج jim
ح ha
خ kho
د dal
ذ dzal
ر ro
ز zay
س sin
ش syin
ص sho
ض dho
ط tho
ظ dzho
ع 'ain
غ ghin
ف fa
ق qof
ك kaf
ل lam
م mim
ن nun
و wau
ه ha
لا lam alif
hamzah
ي ya


Huruf dalam Bahasa Arab disebut Huruf Hijaiah. Asal usulnya berasal dari perkembangan sistem huruf di Mediterania Kuno yang dapat dilacak sudah dimulai sejak Peradaban Mesir muncul pada 2000 SM.

Setelah era peradaban Mesir Kuno memperkenalkan Hieroglif, huruf-huruf berkembang lebih jauh lagi ke berbagai dunia khususnya kawasan dimana peradaban-peradaban lebih maju muncul seperti Phoenisia, Babylonia, Aramaik, Ibrani, Syriac, Kaldea, Nabatean, Arab dan kawasan timur tengah lainnya. Pada akhirnya 7 peradaban kuno Mediterania menyepakati bentuk 22 huruf paling dasar yang awalnya digunakan oleh Bangsa Phoenichia. Bahasa Arab dikembangkan dari akar Bahasa Phoenicia ini yang hanya mempunyai 22 huruf.

Sistem Bahasa Arab saat ini berasal dari konsep bahasa Arab yang lebih modern yaitu 4 huruf dan bilangan dasar Abjad atau Alif(1), Ba(2), Jim(3), dan Dal(4). Kemudian sistem huruf Abjad tersebut berkembang sehingga akhirnya terdapat 28 huruf abjad ditambah satu huruf unifikasi Laam-Alif (ﻻ )yang kemudian menjadi huruf-huruf Arab yang lebih maju dimana berbagai pengaruh budaya kuno dari Mesir, Babylonia, Aramaik, Phoenisia, Nabatean, India, Cina dan peradaban lainnya telah berasimilasi membangun suatu sistem pengetahuan manusia sebagai caranya berkomunikasi, berbudaya dan membangun peradaban.

Huruf abjad Arab mempunyai suatu kekhususan dan keunikan, demikian juga huruf-huruf dari kawasan Timur Tengah lainnya, karena selain bermakna sebagai kaidah penyusunan kata dan bahasa, ia dapat menjadi simbol-simbol yang bersifat seni, budaya, bilangan maupun akhirnya menyangkut simbol-simbol spiritual. Bahkan sejatinya, simbolisme huruf telah merupakan suatu hasil dari olah spiritual sebagai pengetahuan tertinggi yang mensintesiskan kaidah pengenalan geometri dan bentuk, bilangan dan akhirnhya menjadi huruf, sampai manusiapun mengungkapkan berbagai cerita.

Karena dikembangkan dengan sintesis intuitif dan akal pikiran yang optimum, maka huruf-huruf Arab Hijaiah bukan sekedar huruf semata.

Huruf Arab yang mempunyai ciri-ciri geometris dan simbolis dapat mempunyai makna sebagai huruf atau simbol geometris misalnya Alif adalah huruf Alif kemudian ia bisa jadi suatu garis atau suatu angka 1 sebagai kelahiran 2 titik menjadi bentuk yang dikenali yang mempunyai makna ganda karena mencakup makna geometris, nilai, dan ungkapan yang dibunyikan dengan suara menjadi “Alif” dengan susunan 3 huruf “Alif, Laam, Fa”. Sebagai contoh huruf Al;if bernilai 1. Ketika dihitung berdasarkan huruf dari lafaz pengucapan ia bernilai:

Alif=1, Laam=30, Fa=80 , 1+30+80=111

Tatacara menghitung nilai huruf dalam Bahasa Arab di sebut al-Jumal atau disebut juga Gematria. Salah satu tokoh utama dalam pengembangan kaidah al-Jumal adalah alkemis muslim terkemuka yaitu Jabr Ibn Hayyan.

Sintesis akhirnya adalah geometri, bilangan, huruf, dan multimedia yang langsung merujuk kepada kemampuan manusia mengungkapkan kenyataan hidup dengan berbicara atau berceloteh untuk bercerita. Huruf-huruf yang berdasarkan bentuk simbolis lainnya seperti India, Cina, dan kawasan Timur lainnya diketahui memang mempunyai perkembangan yang serupa yang sebenarnya menunjukkan sumber asal dari munculnya huruf-huruf tersebut sebagai hasil perenungan yang mendalam dari para pemikir di zamannya.

Sumber : Atmonadi, "Risalah Al-Muthaain", halaman 20-30

Peralatan pribadi